Kabaharkam Minta Jajaran Polri di Labuan Bajo Galang Masyarakat Sadar Wisata

Kabaharkam Polri, Komjen Agus Andrianto saat bertatap muka dengan jajaran Polri dan TNI di Labuan Bajo, Manggarai Barat NTT, Senin (9/11/2020).

MDX-NEWS.ONLINE, LABUAN BAJO – Kabaharkam Polri, Komjen Agus Andrianto berpesan kepada jajaran kepolisian di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengajak semua pihak mendukung pengembangan sektor wisata setempat.

Agus, yang didampingi Kapolda NTT Irjen Lotahria Latif, juga berpesan agar kepolisian menggalang masyarakat agar sadar pariwisata.

“Ajak semua pihak, baik TNI, Pemda maupun tokoh setempat dan stakeholder terkait lainnya untuk mendukung sektor wisata dan galang masyarakat untuk sadar pariwisata dan menjadi tuan rumah yang baik, karena ekosistem wisata ini sangat luas dan dapat memberikan kesejahteraan untuk masyarakat setempat,” ujar Agus kepada para personel Polres Manggarai Barat, di Mapolres Labuan Bajo, NTT, Senin (9/11/2020).

Agus juga mewajibkan hal-hal terkait Corona (COVID-19) dan protokol kesehatan diatensi. Agus meminta para komandan di Polres Manggarai Barat memperhatikan kondisi kesehatan anggotanya.

“Tetap memperhatikan kesehatan anggota, hindari penetapan anggota yang tidak dalam kondisi prima ataupun anggota yang memiliki riwayat penyakit. Selalu terapkan protokol pencegahan COVID-19 dalam tugas,” ucap Agus.

Agus mengungkapkan aparat kepolisian di Manggarai Barat mendapat kehormatan yakni kesempatan mensimulasikan protokol keamanan dan kesehatan di 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) di Labuan Bajo.

“Adalah suatu kehormatan bagi Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat dan rekan-rekan sekalian mendapatkan kesempatan sebagai pelaku dari simulasi yang dilakukan sekaligus penggunaan seragam baru kepada rekan-rekan direktorat pamobvit di wilayah pantai dan perairan,” kata Agus.

Agus menjelaskan saat ini tantangan bagi pengembangan pariwisata adalah situasi pandemi. Dia menyebut status travel warning ke Indonesia masih kuning.

“Pemerintah dalam hal ini khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah melakukan berbagai langkah untuk mewujudkan destinasi Indonesia berkelas dunia di tengah adanya tantangan masih kuningnya travel warning tujuan wisata Indonesia. Apalagi saat ini hampir 216 negara mengalami pandemi Covid-19 yang dampaknya bukan hanya kesehatan saja, namun dampak ekonomi khususnya sektor wisata,” tuturnya.

Agus lantas meminta jajaran Polres Labuan Bajo untuk mempertahankan keamanan dan penerapan protokol kesehatan, “Bila perlu ditingkatkan,” imbuh dia.

Agus juga mengunjungi kawasan wisata dan ekonomi kreatif Puncak Waringin. Untuk diketahui, bahwa Puncak Waringin akan difungsikan sebagai destinasi unggulan Labuan Bajo.

“Puncak Waringin akan jadi pusat suvenir dan creative hub. Di Puncak Waringin akan dibangun amfiteater, ruang terbuka hijau, area parkir, dan dek observasi. Ada plasa, city walk, amfiteater, dan itu menjadi ruang publik bagi wisatawan untuk menikmati pagi maupun senja di Labuan Bajo,” kata Agus.

(detik.com/aud/maa)