KMP Jatra I saat berlabuh di Pelabuhan Penyeberangan Bolok. (Antara/HO-ASDP Kupang).

MDX-NEWS.ONLINE, KUPANG – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Kupang menyatakan bahwa satu unit kapal bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bernama KMP Jatra I beroperasi melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai Sabtu (20/2/2021) siang.

“Hari ini KMP Jatra I mulai beroperasi dan melayani masyarakat di NTT,” kata General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Cuk Priyatno kepada ANTARA di Kupang, Sabtu.

Priyatno mengatakan kapal itu untuk pelayaran perdananya akan melayani penyeberangan dengan rute Kupang-Kalabahi Alor dan dijadwalkan berangkat pada pukul 12.00 WITA.

Menurut dia, keberadaan kapal baru dengan ukuran lebih besar tiga kali lipat dari kapal penyeberangan yang lain yang dimiliki ASDP tentu saja akan memberikan pengalaman yang baru bagi masyarakat di NTT yang pertama kali mencobanya.

Ia berpendapat bahwa kapal yang memiliki bobot 3.871 gross tonnage (GT), dengan panjang 88.7 meter, lebar 15,6 meter tinggi cardeck 4 meter memiliki 2 cardeck itu mampu melintasi gelombang tinggi yang selama ini sulit dilewati oleh kapal lainnya saat cuaca buruk.

“Mudah-mudahan bisa diberikan kemudahan dan berjalan lancar, karena salah satu maksud didatangkan KMP Jatra I yang berukuran tiga kali lipat dari kapal yang ada saat ini, masih bisa beroperasi dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan,” ujar dia.

Dengan adanya tambahan kapal itu maka dipastikan saat ini ASDP Cabang Kupang sudah memiliki 10 kapal penyeberangan yang melayani seluruh wilayah kepulauan di NTT.

Untuk pembelian tiketnya, kata dia, proses pemesannya masih melalui loket pembelian tiket yang ada di Pelabuhan. Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk mentaati protokol kesehatan saat datang ke Bolok untuk membeli tiket penyeberangan.

“Untuk tiketnya masih langsung beli di loket. Kami harapkan pembeli tetap taat pada protokol kesehatan,” ujar Cuk Priyatno.

Kupang-Amfoang

Wakil Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jerry Manafe mengapresiasi PT ASDP Cabang Kupang yang telah menambah frekuensi pelayaran dari Kupang menuju Naikliu, Amfoang Utara dari satu kali menjadi dua kali seminggu.

“Pelayaran Kapal Feri ke Naikliu sudah bertambah dari satu kali menjadi dua kali seminggu sehingga distribusi kebutuhan pokok ke Amfoang Utara dan sekitarnya yang sempat terganggu akibat rusaknya jembatan Termanu sudah bisa teratasi,” kata Jerry Manafe ketika dihubungi ANTARA di Oelamasi, Kamis (18/2/2021).

Wakil Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jerry Manafe (Antara/ Benny Jahang)

Jerry Manafe mengatakan hal itu terkait upaya Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mengatasi persoalan transportasi ke wilayah Amfoang Utara setelah rusaknya jembatan Termanu.

Jerry Manafe menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kupang telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan NTT serta ASDP Cabang Kupang.

Hasil kordinasi menurut Jerry Manafe, PT ASDP Cabang Kupang bersedia menambah frekuensi pelayaran ke Naikliu, Amfoang Utara sehingga distribusi berbagai kebutuhan pokok untuk masyarakat di wilayah Amfoang yang berbatasan dengan wilayah Oecusse, Timor Leste itu tetap terpenuhi pada musim penghujan ini.

Ia mengatakan, sesuai jadwal pelayaran Kapal Feri ke Naikliu dilakukan pada Selasa dan Jumat setiap minggu.

“Proses distribusi barang dan penumpang akan tetap berjalan dengan baik ke daerah Amfoang Utara dengan adanya penambahan frekuensi pelayaran kapal feri milik ASDP Kupang,”tegasnya.

Jerry Manafe menambahkan, pelayaran ke Naikliu, Amfoang Utara, Kabupaten Kupang juga akan dilayani oleh Kapal Garda Nusantara milik swasta di NTT.

“Operator kapal Garda Nusantara sudah menyampaikan rencana itu kepada Pemerintah Kabupaten Kupang, sehingga semakin bertambahnya frekuensi pelayaran ke Naikliu maka distribusi kebutuhan pokok masyarakat daerah itu tidak tergangu sekalipun dalam kondisi cuaca buruk,”tegasnya.

Pewarta : Kornelis Kaha/Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *