Is Tibuludji

MDXNEWS – Is Tibuludji dilahirkan di Kupang pada tanggal 28 Desember 1922, berasal dari keluarga suku Sabu dan beragama Kristen Protestan.

Latar Belakang Pendidikan

Pada tahun 1933 – 1938 bersekolah pada Schake School di Kupang. Pada tahun 1938 melanjutkan pelajaran di MULO B di Malang sampai tahun 1941.

Setelah menyelesaikan pendidikan MULO Is Tibuludji melanjutkan pendidikan di AMS B di Surabaya sampai tanun 1942.

Namun belum sempat menyelesaikan pendidikan, keburu datang dan berkuasanya pemerintah pendudukan Jepang.

Kesempatan menyelesaikan pendidikan SMA baru dapat dilaksanakan pada tahun 1953 di Ujung Pandang (Makassar) dengan mengikuti ujian negeri SMA C.

Pada zaman Jepang ia pernah mengikuti pendidikan pada Sekolah Pelayaran Tinggi di Semarang pada tahun 1943.

Pada zaman revolusi fisik Is Tibuludji pernah mengikuti pendidikan Perwira ABRI di Kalilakung (Tegal) pada tahun 1947 dan kursus Koperasi dan perdagangan dalam negeri di Ujung Pandang tahun 1949.

Pada tahun 1955 mengikuti kursus perwira teritorial di Cimahi dan kursus dasar infanteri .

Pada tahun 1956/1957 mengikuti pendidikan perwira lanjutan satu di Bandung dan tahun 1959 mengikuti Commanders Prev. MaintPnance Course di Cimahi.

Pada tahun 1961 – 1963 pernah mengikuti kuliah di Fakultas Ekonomi, Universitas Atmajaya Jakarta.

Pada tahun 1965 ia mengikuti kursus perbendaharaan Angkatan Darat di Jakarta.

Pada tahun 1973 mengikuti Project Appraisal Course di Lembaga Management, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia dan pada tahun 1974 mengikuti Marketing Management di Asian Institute of Management.

Riwayat Pekerjaan

ls Tibuludji memulai karier sebagai kepala kamar mesin pada Kapal Jawa Unko Kaisha di Surabaya dari bulan Januari 1944 sampai bulan Agustus 1945.

Pada bulan Desember 1945 sampai Maret 1946 Is Tibuludji masuk Polisi Tentara Divisi VIII di Malang, dengan pangkat prajurit polisi tentara.

Pada bulan Maret 1946 sampai September 1947 pindah pekerjaan sebagai Perwira ALRI Pangkalan IV Tegal dengan pangkat Letnan, dan beliau ikut bertempur di Jawa tengah dan pada bulan September 1947 – Juni 1948 menjadi tawanan tentara Belanda di Tegal dan Semarang.

Setelah bebas, ia kembali ke Kupang dan setelah mengikuti kursus Koperasi di Ujung Pandang, diangkat sebagai kepala kantor Koperasi dan Perdagangan Dalam Negeri di Kupang.

Pada bulan Mei 1950, ia masuk TNI AD sebagai perwira KMK di Kupang dengan pangkat Letnan dua infanteri sampai Oktober 1950.

Dari Kupang pada bulan Oktober 1950 sampai Agustus 1951 pindah ke Denpasar sebagai perwira staf teritorial Ko.Pas C di Denpasar.

Dari Denpasar ia pindah ke Waingapu sebagai perwira distrik militer 266 Sumba sampai bulan Juni 1953.

Kemudian pindah ke Ende sebagai perwira distrik militer 264 Flores dari bulan Juli 1953 – September 1955.

Pada bulan Juli 1955 ia mendapat kenaikan pangkat menjadi Letnan Satu Infanteri.

Dari Ende Is Tibuludji dipindahkan ke Kupang sebagai perwita distrik militer 265 Timor di Kupang sampai bulan Mei 1957.

Dari Kupang pada bulan Mei 1957 sampai Mei 1959 ia dipindahkan ke Denpasar sebagai asisten 3 Kaskodam XVI Udayana.

Pada bulan Juli 1959 Is Tubuludji mendapat kenaikan pangkat sebagai Kapten infanteri.

Pada bulan Mei 1959 sampai Maret 1960 di Denpasar ia menjabat sebagai asisten khusus PEPERDA NUSRA.

Pada bulan Maret 1960 sampai Desember 1963 ia diangkat sebagai kepala seksi FINEK PEPERDA NUSRA di Denpasar, merangkap sebagai kepala LURDAM XVI Udayana.

Bulan Juli 1963 ls Tibuludji mendapat kenaikan pangkat Mayor Infanteri pada bulan Desember 1963 sampai Februari 1965 menjabat sebagai perwira SPRI DAM XVI Udayana di Denpasar.

Pada bulan Juli 1966 ia dipindahkan ke Kupang sebagai karyawan TNI Angkatan Darat diperbantukan pada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I NTT di Kupang.

Pada bulan Juli 1966 – Agustus 1968 ia menjabat Kepala Staf Crash program (export 91 drive) Propinsi NTT, merangkap sebagai Carteker Kakanwil Koperasi Propinsi NTT.

Bulan Agustus 1968 sampai Oktober 1971 ia menjabat pimpinan Perusahaan Daerah (P.D) Perdagangan.

Bulan Januari 1969 Is Tibuludji mendapat kenaikan pangkat Letnan Kolonel Infanteri pada bulan Januari 1971 memasuki Masa Persiapan Pensiun dan bulan Januari 1973 mendapatkan hak Pensiun.

Dari bulan Oktober 1971 sampai Juli 1982 menjadi anggota DPRD Daerah Tingkat I NTT.

Setelah memasuki pensiunan Is Tibuludji bergerak pula di bidang usaha Biro Konsultan Bangunan dan Travel Biro.

Kegiatan Sosial/Organisasi

Pada tahun 1948 – 1949 Is Tibuludji menjabat sebagai ketua Angkatan Pemuda Indonesia (API) di Kupang.

Pada tahun 1957 – 1966 aktif sebagai ketua pengurus daerah olah raga menembak PERBAKIN Denpasar dan 1967 sebagai Ketua Pengda PERBAKIN Kupang.

Tahun 1970 – 1975 ia menjabat pula sebagai ketua Gabungan Pengusaha Ekspor – Impor (GPEI) Kupang.

Tahun 1973 – 1974 menjabat pula sebagai ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Daerah NIT dan sejak 1981 menjabat ketua kehormatan KADIN.

Is Tibuludji sejak 1971 – 1978 menjabat anggota DPD I Golkar Propinsi NTT dan sejak 1978-1983 sebagai anggota Dewan Pertimbangan Golkar NTT.

Dari tahun 1975 menjabat pula sebagai anggota Dewan Harian Daerah (DHD) Angkatan 45 Propinsi NTT, dan dari tahun 1975 – 1982 menjabat pula sebagai Ketua Pengurus Daerah Persatuan Purnawirawan ABRI (PEPABRI) NTT.

Dari kegiatan-kegiatannya di Kota Kupang Is Tibuludji merupakan seorang tokoh militer yang bergerak pula dalam dunia politik dan dunia usaha.

Is Tibuludji juga merupakan tokoh pembangunan gedung Gereja (GPIB) Maranatha-Denpasar (1959-1961), sebagai Wakil Ketua Panitia Pembangunan.

Sumber : Buku Sejarah Sosial di NTT

NNU

34 thoughts on “Is Tibuludji: Tokoh Veteran Perang Asal NTT”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *